WARTA

Peserta ABAS Periode IV Perkenalkan Seni Baca Al-Quran Pada Anak Usia Dini

SemarangDurrotu Aswaja, Al-quran adalah Kitab Suci Umat Islam. Sedangkan seni membaca Al-Quran ataupun yang lebih akrab disebut tilawah merupakan suatu ekspresi seni dalam islam. Membaca Al-Qur’an dengan nada-nada yang indah dapat membuat pembaca maupun pendengar bacaan Al-Qur’an menjadi lebih menghayati.

Memperkenalkan seni baca Al-Qur’an pada anak-anak merupakan salah satu Program Kerja Peserta Amal Bakti Santri Pondok Pesantren Durrotu Ahlussunnah Wal Jamaah atau lebih biasa dikenal dengan sebutan ABAS Periode IV di Dukuh Sedayu, Kelurahan Kalisegoro, Kecamatan Gunungpati, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Anak-anak dikenalkan dengan berbagai nada yang ada untuk membaca Al-Qur’an.

Program Kerja ini direncanakan akan diadakan setiap hari jum’at setelah sholat ashar bertempat di Masjid An-Nur kelurahan Sedayu, dan diampu oleh Kang Fauzan Khusnul Khuluq. Pada pelatihan perdana pada tanggal 12 Februari 2021 diikuti oleh 20 lebih peserta yang terdiri dari anak-anak berumur 7-13 tahun yang merupakan santri TPQ An-Nur Sedayu.

Para anak-anak sangat antusias dalam mengikuti pelatihan tilawah yang diadakan untuk pertama kalinya di Dukuh Sedayu, Terbukti dengan mereka datang sebelum acara pelatihan dimulai. “Seru, besok mau ikut lagi” Ucap Indah dengan gaya khas anak-anak setelah acara pelatihan usai.

“Belajar ketika muda seperti mengukir di atas batu, dan belajar di waktu tua bagaikan mengukir di atas air. Maka dari itu program kerja ini mempunyai target sasaran anak-anak” Jelas Kang Abdul Rozaq selaku penanggung jawab program kerja pelatihan tilawah ini.

“Anak-anak harus mempunyai tempat untuk mengembangkan bakatnya, sehingga bakat yang dipunyai dapat disalurkan dan dikembangkan dengan tepat” Tambah Kang Maftuchan, Koordinator Peserta ABAS Periode IV di dukuh Sedayu.

Acara pelatihan ini juga mendapat respon Baik dari Walisantri peserta pelatihan tilawah. “Alhamdulillah, terasa sekali syiarnya, dan pelatihnya pas untuk anak-anak, komunikatif dan sabar” tanggapan salah satu Walisantri melalui grup WA.

“Harapannya, Acara pelatihan ini bisa terus berlanjut agar anak-anak bisa terus mengembangkan potensi yang dimilikinya” Harapan dari Bu Tri selaku Ketua TPQ An-Nur untuk keberlanjutan program kerja pelatihan tilawah di dukuh sedayu.

Penulis : Muhammad Rifa’i

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.