WARTA

Pererat Silaturahmi, Ponpes Durrotu Aswaja Gelar Pertemuan Dengan Wali Santri

Durrotu Aswaja – Pondok Pesantren Durrotu Ahlissunnah Waljama’ah selenggarakan Temu Wali Santri dalam rangka Haflah Akhirissanah ke-31, Rabu (24/3/2021).

Acara yang diselenggarakan di halaman Ponpes Durrotu Aswaja ini dihadiri puluhan wali santri dari berbagai wilayah di Jawa Tengah. Tak hanya membuat forum pertemuan, wali santri juga mendapat suguhan penampilan dari santri dan TPQ binaan Ponpes Durrotu Aswaja.

Penampilan diawali dengan lalaran bait Alfiyah dengan iringan musik darbuka, dilanjut dengan pembacaan kitab Fathul Qorib oleh santri Ponpes Durrotu Aswaja, dan di akhiri dengan penampilan dari TPQ binaan oleh santri Ponpes Durrotu Aswaja yaitu hafalan surat pendek dan bacaan sholat.

Dengan adanya temu wali santri ini harapannya dapat meningkatkan tali silaturahmi antara wali santri dan masyayikh Ponpes Durrotu Aswaja. Wali santri dan pihak pondok pesantren haruslah bersinergi agar santri dapat berhasil dalam menuntut ilmu. Hal ini dikatakan Moh. Dinar Amin selaku Lurah Ponpes Durrotu Aswaja.

“Sebagaimana disebutkan dalam kitab Ta’lim Muta’alim, bagi seorang penuntut ilmu dibutuhkan dukungan dari beberapa pikak yaitu dari orang tua, guru dan santri tersebut. Dan jika dari ketiga pihak tersebut mendukung, maka dalam kegiatan belajar mengajar dapat meraih kesuksesan,” ujarnya.

H. Choiri menambahkan, sebagai wali santri kami mengucapkan terimakasih kepada Pengasuh berserta jajaran asatidz-asatidzah Ponpes Durrotu Aswaja yang sudah memberikan ilmu kepada anak-anak kami. Kami tidak bisa mengasihkan apa-apa kecuali doa, semoga para pengajar dapat diberikan balasan berlipat ganda oleh Allah SWT.

“Dalam kitab Ta’lim Muta’alim dijelaskan, bahwa para ulama, kyai atau guru apabila mengajarkan satu huruf saja kepada santrinya maka akan dibalas seribu dirham,” tambahnya.

K. Agus Ramadhan berharap agar seluruh wali santri dapat memotivasi anaknya, mendoakan, memberikan tirakat, puasa pada hari lahir anaknya. Agar para anaknya yang mengaji disini mendapatkan kemudahan dan kelancaran, sehingga memperoleh ilmu yang bermanfaat.

“Kesuksesan seorang anak merupakan buah doa dari orang tua,” imbuhnya.

Penulis : hidayattamrin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *