Esai

Menghidupkan Malam Pertengahan Bulan Sya’ban sebagai Upaya Menghidupkan Hati

            Bulan Sya’ban, bulan yang tidak jarang disebut dengan ruwah (jawa). Namun secara bahasa bulan ke delapan dari tahun hijriyah ini mempunyai arti jalan di atas gunung (syi’ab). Secara kasat mata kita bisa melihat bahwa posisi bulan Sya’ban sebelum bulan Ramadhan, hal ini tentu selaras dengan makna tersebut, yakni sebagai penyongsong bulan Ramadhan.

Namun secara filosofis, bulan Sya’ban menurut Yahya ibn Mu’adz terdiri dari lima huruf nan punya makna. Huruf Syin bermakna Asy-Syarf (Kemuliaan) dan Asy-Syafa’at (syafaat), huruf ‘Ain memiliki makna Al-‘Izzah (keperkasaan) dan Al-Karomah (Kemuliaan), hufurf Ba’ punya arti Al-Birr yang berarti kebagusan, huruf Alif mempunyai makna Al-Ulfah (kelemahlembutan), dan huruf Nun memiliki makna An-Nur yang mana mempunyai arti cahaya.

            Dalam sebuah hadits, nabi Muhammad saat berpuasa pada bulan Sya’ban, ia berkata bahwasanya Allah Mengangkat amal para hamba-Nya pada bulan Sya’ban.

يرفع الله أعمال العباد كلها في هذا الشهر (الشعبان)

            Secara umum, hadits tersebut mengajak kita untuk giat berpuasa pada bulan Sya’ban. Hal ini tentu tidak lain dan tidak bukan karena keinginan kita pada pengangkatan buku amal, kita dalam keadaan baik atau dalam keadaan berpuasa. Namun ada sebuah hadis yang lebih khusus yang mengajak kita menghidupkan salah satu malam, yakni malam pertengahan bulan Sya’ban atau sering kita kenal dengan malam lailatunnishfi sya’ban.

من أحيا ليلة العيدين و ليلة النصف من شعبان لم يمت قلبه حين تموت القلوب

“Siapa saja yang menghidupkan malam hari raya dua yakni Idul Fithri dan ‘Idul Adha serta malam pertengahan bulan Sya’ban maka hatinya tidak akan mati saat hati orang lain pada mati.”

            Senada dengan hadist tersbut, dalam hadist qauliyah nabi Muhammad SAW yang lain juga memberikan anjuran untuk menghidupkan malam tersebut.

أتاني جبريل ليلة النصف من شعبان و قال : يا محمد هذه ليلة تفتح فيها أبواب السماء و أبواب الرحمة فقم و صل و ارفع رأسك و يديك إلى السماء فقلت يا جبرائيل ما هذه الليلة ؟ فقال : هذه ليلة يفتح فيها ثلاثمائة باب من الرحمة فيغفر الله تعالى لجميع من لا يشرك بالله شيأ إلا من كان ساحرا أو كاهنا أو مشاحنا أو مدمن خمر أو مصرا على الزنى أو آكل الربى أو عاق الوالدين أو النمام أو قاطع الرحم فإن هؤلاء لا يغفر لهم حتى يتوبوا أو يتركوا

Pada suatu malam, yakni malam pertengahan bulan Sya’ban, malaikat Jibril datang kepadaku seraya berkata, “Wahai nabi Muhammad, pada malam ini, segala pintu langit dan pintu kerahmatan terbuka. Oleh karena itu, bangkit, shalat, dan angkatlah kepalamu serta kedua tanganmu ke langit.” Aku bertanya, “Wahai Jibril, malam apakah ini ?” Jibril pun menjawab, “Pada malam ini, 300 pintu kerahmatan terbuka. Pada malam ini juga, Allah mengampuni seluruh manusia yang tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatu selain tukang sihir, juru ramal, pendendam, peminum khamr, pelaku zina, pemakan riba, orang yang durhaka kepada kedua orang tuanya, pengadu domba, pemutus tali silaturrahim, sesungguhnya mereka tidak akan mendapatkan ampunan kecuali mereka bertaubat secara sungguh-sungguh dan meninggalkan atau tidak melakukannya kembali.

            Nabi Muhammad SAW lalu keluar daan shalat serta menangis dalam sujudnya seraya berdo’a,

أللهم إني أعوذ بك من عقابك و سخطك و لا أحصي عليك أنت كما أثتيت على نفسك فلك الحمد حتى ترضى

“Duhai Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari siksa-Mu dan kemurkaan-Mu. Aku juga tiada mampu untuk menghitung pujian kepada-Mu sebagaimana Engkau memuji kepada Dzat-Mu, maka bagi-Mu lah segala puji sehingga Engkau ridha.”

            Dari seluruh keterangan di atas, dapat kita tarik benang merahnya yang mana hikmahnya mengajak kita semua untuk selalu berbuat baik dimana, kapan, dan bagaimana pun keadaannya, khususnya, pada malam pertengahan bulan Sya’ban.

Penulis : Diyaul ‘Aziz
Santri Pondok Pesantren Durrotu Ahlissunnah Waljama’ah Banaran, Sekaran, Kec. Gunungpati, Kota Semarang.
Mahasiswa UIN Walisongo Jurusan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *