Esai

Mengaji Sembari Menunggu Anak Selesai Mengaji

Dusun Persen merupakan salah satu lokasi yang dipilih untuk pelaksanaan Amal Bakti Santri (ABAS) periode ke-V tahun ini. Apalagi lokasi yang tidak terlalu jauh dari Pondok menjadi tempat yang cocok untuk para santri putri mengabdi. Di Persen sendiri memang sudah ada TPQ Darus Shibyan yang merupakan TPQ binaan pertama dari Ponpes Durrotu Aswaja, meskipun begitu masyarakat tetap antusias terhadap kegiatan pondok yang ada di Persen. Terbukti dari antusiasme warga ketika menyambut 9 santri putri ketika penerjunan di Masjid Darul Muttaqin 6 Juli 2022 lalu.

Pada awal kegiatannya para santri ABAS hanya membantu pengajar TPQ yang mengajar setiap harinya, dan tadarus serta menyiapkan tempat sebelum kegiatan mulai. Namun ketika TPQ mulai, para ibu yang mengantar den menunggu anaknya pulang hanya berdiam di depan masjid. Untuk itulah para santri menawarkan kepada para ibu untuk mengadakan kelas mengaji sebagai sarana menunggu anak selesai TPQ. Belajar membaca Quran, tajwid, serta fikih merupakan opsi untuk ibu-ibu belajar dan mengisi waktu luang.

Akhirnya, kegiatan belajar bersama ibu-ibu terlaksana dengan bantuan Ibu Novi salah satu wali murid TPQ yang bersedia menggunakan rumahnya untuk menjadi tempat kajian. Kegiatan mengaji ini dilaksanakan setiap Senin, Selasa, dan Sabtu. Adapun jadwalnya ialah Senin belajar Quran dan fasholatan, Selasa Quran dan tajwid, dan Sabtu ialah fikih perempuan.

Ibu-ibu setoran mengaji dengan santri ABAS

Para ibu sangat antusias di pertemuan pertama, terbukti dengan bertambahnya peserta ibu-ibu pada setiap pertemuannya. Saking antusiasnya para ibu pun tidak sungkan untuk selalu bertanya kepada hal yang mereka masih bingung. Untuk itulah kami selalu mengajak para ibu untuk membaca, mengingat dan mempelajari bacaan Qurannya sedikit demi sedikit.

Ketika tiba hari penutupan sekaligus penarikan santri ABAS Persen, Ibu Maryati salah satu wali santri TPQ memanfaatkan momen penutupan dengan baik. Yang mana Kiai Agus Ramadan juga hadir untuk memberikan mauidlohnya. Ibu Maryati bertanya kepada Kiai, “pak kyai, Kira-kira kalau Abas sudah selesai apakah ngajinya tetap dilanjut atau tidak?”.

Mendengar pertanyaan tersebut, Yai Agus pun tersenyum dan menjawab pertanyaan Ibu Maryati ketika mauidloh. “pengajian ibu-ibu persen tetap dilanjutkan dan apabila ibu-ibu khatam binnadzor akan tampil di atas panggung ketika pengajian Akbar Haflah Akhirissannah pondok.”

“Alhamdulillah masih bisa ngaji sama mbake lagi”, ucap Ibu Maryati lega mendengar jawaban Kiai Agus.

Dengan adanya TPQ ibu-ibu ini setidaknya bisa mengajak para untuk terus mengingat bacaan Al Quran dan memperlancar bacaannya. Dan semoga istiqomah, berkah dan bermanfaat untuk semuanya.

ABAS Periode ke-V Persen



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.